{"id":479,"date":"2026-05-11T11:07:49","date_gmt":"2026-05-11T03:07:49","guid":{"rendered":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/?p=479"},"modified":"2026-05-30T17:17:46","modified_gmt":"2026-05-30T09:17:46","slug":"sinergi-pendidikan-riset-dan-teknologi-pengembangan-produk-inovasi-mora-sense-v01-untuk-penguatan-keilmuan-tadris-ipa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/?p=479","title":{"rendered":"Sinergi Pendidikan, Riset, dan Teknologi: Pengembangan Produk Inovasi MoRA Sense V01 untuk Penguatan Keilmuan Tadris IPA"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/MoRA-01-Tahun-2026-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-481\" srcset=\"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/MoRA-01-Tahun-2026-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/MoRA-01-Tahun-2026-300x225.jpeg 300w, https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/MoRA-01-Tahun-2026-768x576.jpeg 768w, https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/MoRA-01-Tahun-2026.jpeg 1170w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pusat Riset Nikel dan Nano Energi &#8211; Upaya penguatan keilmuan Program Studi Tadris IPA IAIN Kendari memasuki babak baru melalui pengembangan inovasi MoRA Sense V01 melalui uji validasi skala terbatas di Laboratorium Riset Kimia UIN Alauddin Makassar. Pengembangan inovasi MoRA Sense V01 diharapkan bisa menjadi produk berbasis riset yang dirancang untuk mendukung keamanan pangan sekaligus memperkuat integrasi pendidikan, penelitian, dan teknologi dalam perspektif sains terapan berbasis nilai keislaman.<br>Inovasi ini lahir dari semangat kolaboratif antara dosen dan peneliti PTKIN Melalui skema Riset Kolaboratif MoRA the Air Funds, peneliti dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (Sjamsiah, S.Si., M.Si., Ph.D.) dan Institut Agama Islam Negeri Kendari (Dr. Zul Arham, S.Si., M.Si. dan Ismaun, S.Si., M.Si.) yang berkomitmen menghadirkan solusi ilmiah terhadap tantangan global, khususnya dalam bidang keamanan pangan dan lingkungan. MoRA Sense V01 akan dikembangkan sebagai bagian dari pendekatan edu-saintifik, yaitu model pembelajaran yang mengintegrasikan teori ilmiah, praktik laboratorium, dan penguatan karakter Islami dalam proses pengembangan ilmu pengetahuan.<br>Ketua Program Studi Tadris IPA IAIN Kendari menjelaskan bahwa MoRA Sense V01 tidak hanya menjadi produk teknologi, tetapi juga media pembelajaran kontekstual yang dapat digunakan dalam perkuliahan Tadris IPA. Inovasi ini dirancang untuk memperkuat literasi sains mahasiswa, meningkatkan kompetensi riset, serta membangun kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial dalam menjaga keamanan pangan,\u201d ujarnya.<br>Produk inovasi ini mengusung visi pengembangan ilmu Tadris IPA yang unggul, kompetitif, berkualitas, berkepribadian Islami, dan berwawasan transdisipliner, selaras dengan arah pembangunan pendidikan tinggi menuju Indonesia Emas 2045 dan kontribusi kawasan Asia. Pendekatan transdisipliner diterapkan melalui integrasi ilmu kimia, biologi, teknologi sensor, analisis lingkungan, serta perspektif etika Islam dalam pengelolaan sumber daya alam dan pangan.<br>Apresiasi hangat datang dari Ketua Jurusan Kimia FST UINAM, Ummi Zahra, M.Si., yang menyambut positif capaian riset kolaboratif ini. Beliau mengungkapkan kebanggaannya atas kontribusi nyata yang diberikan oleh dosen Jurusan Kimia, khususnya Sjamsiah, S.Si., M.Si., Ph.D., dalam menghasilkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. Ummi Zahra berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa Jurusan Kimia FST UINAM untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui riset-riset inovatif yang membawa manfaat luas.<br>MoRA Sense V01 juga diharapkan menjadi model inovasi berbasis riset pengembangan lingkungan yang dapat diimplementasikan dalam pengawasan kualitas bahan pangan, deteksi dini potensi kontaminasi, serta mendukung sistem ketahanan pangan nasional. Dengan pendekatan ini, Prodi Tadris IPA tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan solusi ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.<br>Dr. Zul Arham, S.Si., M.Si menambahkan selain mendukung keamanan pangan, pengembangan MoRA Sense V01 menjadi bagian dari transformasi akademik menuju budaya riset yang kuat di lingkungan PTKIN. Program ini mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan produk inovatif yang memiliki nilai guna dan dampak sosial.<br>Melalui sinergi antara pendidikan, riset, dan teknologi, Prodi Tadris IPA menegaskan komitmennya untuk menjadi pelopor integrasi sains dan nilai-nilai keislaman dalam menghadapi tantangan global. MoRA Sense V01 menjadi simbol langkah strategis menuju penguatan kapasitas keilmuan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan serta keamanan pangan nasional.<br>Dengan hadirnya inovasi ini, diharapkan Tadris IPA semakin mampu berkontribusi dalam membangun generasi ilmuwan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, kepedulian lingkungan, dan daya saing internasional menuju visi besar kawasan Asia 2045. Tim peneliti menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PUSPEMNA) melalui Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit (Ministry of Religious Affairs the Awakened Indonesia Research Funds).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pusat Riset Nikel dan Nano Energi &#8211; Upaya penguatan keilmuan Program Studi Tadris IPA IAIN Kendari memasuki babak baru melalui pengembangan inovasi MoRA Sense V01 melalui uji validasi skala terbatas di Laboratorium Riset Kimia UIN Alauddin Makassar. Pengembangan inovasi MoRA Sense V01 diharapkan bisa menjadi produk berbasis riset yang dirancang untuk mendukung keamanan pangan sekaligus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-479","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/479"}],"collection":[{"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=479"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/479\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1223,"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/479\/revisions\/1223"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=479"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=479"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/n2e.iainkendari.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=479"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}