Double Podium: Mahasiswa Tadris IPA dalam bingkai Komunitas NEC Tadris IPA IAIN Kendari Sabet Dua Juara di LKTI Nasional FT UHO 2026

TADRIS IPA – Kabar membanggakan kembali datang dari panggung ilmiah nasional! Mahasiswa Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kendari sukses membuktikan bahwa anak tarbiyah tidak hanya jago mengajar, tapi juga piawai dalam berinovasi dan meneliti.
Dalam ajang bergengsi Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO), delegasi Tadris IPA sukses melakukan double kill dengan membawa pulang dua piala Juara 3 sekaligus dari dua kategori yang berbeda. Kunci dari epic comeback tahun ini tidak lepas dari kerja keras dan militansi para mahasiswa yang tergabung dalam wadah Nano Energy Community (NEC) komunitas riset kebanggaan Tadris IPA serta bimbingan intensif dari para dosen mentor yang luar biasa.
Beda Topik, Satu Visi: Dari Energi Terbarukan hingga Infrastruktur Cerdas
Dua tim yang diturunkan sukses menggebrak panggung kompetisi dengan ide-ide segar yang menjawab tantangan masa depan. Di bawah kawalan dingin Dr. Zul Arham, S.Si., M.Si., dan Bapak Ismaun, S.Si., M.Si tim ini berhasil merumuskan solusi strategis terkait ketahanan dan transisi energi terbarukan serta konsep infrastruktur cerdas yang berbasis teknologi masa depan.
Konsistensi Berkelas: Bukti Tadris IPA Bukan Jago Kandang
Keberhasilan di FT UHO tahun ini mempertegas posisi Tadris IPA IAIN Kendari sebagai salah satu prodi yang sangat kompetitif di kancah nasional. Menariknya, ini adalah tahun kedua keikutsertaan mereka, dan tren positif itu tetap terjaga dengan sangat apik. Tahun 2025 sebagai juara 2 Nasional untuk kategori utama dan tahun 2026 Dua Gelar Juara 3 Nasional untuk kategori Renewable Energy & Smart Infrastructure.

“Alhamdulillah, tahun lalu (2025) kita berhasil meraih Juara 2. Tahun 2026 ini, atas izin Allah, kita mencetak sejarah baru dengan memenangkan dua juara sekaligus di dua kategori yang berbeda. Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa Tadris IPA memiliki kapasitas sains yang luas dan mampu bersaing dalam berbagai disiplin fokus ilmiah,” ungkap perwakilan dosen pembimbing dengan bangga.
Pencapaian luar biasa ini disambut gemuruh rasa syukur dan haru oleh seluruh civitas akademika, khususnya keluarga besar Tadris IPA FTIK IAIN Kendari. Namun, bagi para pejuang ilmiah di komunitas NEC, podium ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bahan bakar baru untuk melangkah lebih jauh.
“Insya Allah, di tahun depan kami akan mengevaluasi hasil hari ini, terus berbenah, dan bekerja lebih keras lagi. Target kami selanjutnya jelas: mengejar hasil terbaik dan membawa pulang gelar juara tertinggi di ajang LKTI Nasional mendatang!” tegas mereka optimistis.
Apresiasi setinggi-tingginya patut disematkan kepada para mahasiswa tangguh yang telah memeras keringat di ruang laboratorium dan meja diskusi, serta kepada bapak Dr. Zul Arham, S.Si., M.Si dan bapak Ismaun, S.Si., M.Si., yang tiada henti mengawal kreativitas mahasiswa hingga berdiri di podium juara. Semoga vibe positif dari kemenangan komunitas NEC Tadris IPA ini menular dan menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa IAIN Kendari untuk terus mendobrak batas, berkarya, dan berinovasi demi kemajuan pendidikan bangsa.












